1,5 Jam Sekali

So, beberapa hari yang lalu (kalo ga salah hari sabtu atau minggu), gw baru baca satu artikel dari productivemuslim.com (gara2 hammam ngepost ini di-twitter). Setelah ngubek-ngubek beberapa artikel dari website itu, gw nemu satu artikel tentang tidur, yaitu tentang jam tidur.

Dari sana, diketahui bahwa waktu tidur kita itu ialah per 1,5 jam (atau seperti sejenis itu, maaf artikelnya bahasa inggris soalnya :D). Jadi, sebaiknya kita nyetel alarm 1,5 jam setelah tidur atau kelipatannya.

Teori inipun terbukti tadi pagi..

Gw terbangun dengan sendirinya (tanpa alarm bo! tumben) pukul 3 pagi. Karena gw nyalain alarm pukul 3.30, gw pikir, tidur lagi ah, setengah jam lagi gw baru bangun. Ternyata, gw ga kebangun jam setengah 4 dan malah bangun jam setengah 5!! (batal solat). Nah, jam setengah 5 itu gw mikir lagi, duh belom adzan subuh, tidur-tiduran dulu ah 15 menit. Dan, you know, ketebaklah gw ketiduran beneran dan malah bangun jam 6 pagi (aib sih ini, tapi dipublikasikan untuk tujuan akademis, okelah).

Pengalaman ini membuktikan bahwa gw terbangun secara otomatis setiap 1,5 jam: jam 3 hingga jam 4.30 dan jam 4.30 hingga jam 6.

Moral of the storynya adalah.. besok-besok gw akan pasang alarm jam segitu aja dan mundurin waktu tidur ke belakang. Misal, mau bangun jam 3, berarti gw tidur jam 9 malem. Dan, kalo teori ini berlaku pada gw, it means, ini bisa berlaku pula pada orang-orang di sekitar gw. Hoho.

Cheers!!! ;D

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *