Day 4: Radio

Masih lanjut nih yaa #the100dayproject nya ... Kali ini saya gambar radio tua dan sedikit dianimasikan. Sketchnya udah saya gambar minggu lalu. Ink on paper. Ketika itu lagi pengen coba ink lagi setelah sekian lama. Ini ga diceplak, cuma dicontoh aja dari gambar ink itu. Radio memberikan kesan tersendiri ya buat anak-anak 90an ke bawah seperti saya ini. Masih jamannya dulu kirim pesan lewat radio (pernah sekali dibacain, seneng banget, haha), request lagu, dan beli kaset (padahal dari 1 album cuma 2-3 lagu yang disuka). Saat itu saya juga suka beli kaset karena ada liriknya untuk lagu bahasa inggris. Kalau sekarang mah tinggal googling ajaaa.. Plus minus sih.. Cuma semakin slow and simple li

Kartu Nama

Kemarin aku bikin kartu nama. Tiba-tiba aja sih kepikiran karena all professionals punya kartu nama. Juga kepikir bakal dimasukin paket pas kiriman babyshop, mungkin ada yang butuh. Juga lagi, karena karyawan packing babyshop mau resign. Haha. Mungkin ini saatnya full time jadi ilustrator (malah kita yang berasa dipecat wkwk) Untuk data dirinya, aku sebenarnya agak bingung mau nentuin deskripsi job. Akhirnya, tertuan seperti ini: Aku pilih merah bata supaya ga terlalu girly. Suka pink sih, makanya dimasukin ke warna untuk cover. Sekarang tinggal tunggu selesai cetak dan kirim. Yippie!!

Day 3: Sepeda Tua

Coba animasi ah.. Coba-coba animation di Procreate 5. Tiga fitur baru I like the best: 1. Animation assist 2. Foreground frame 3. Onion skin Sebenarnya lihat di akun @procreate udah overexpected🙈. Kelihatannya seperti ada animasi ky after effect yang tinggal setting efek doang. Setelah gw liat lg ternyata layer2 juga #tertipu 😆 Tapi lumayan sih ada 3 Fitur itu. Terutama foreground frame jadi ga berat2 amat filenya gara-gara copas layer. Onion skin juga bermanfaat jadi bisa hemat waktu banget. . . . . . #the100dayproject #animasi #animasisederhana #simpleanimation #shortanimation #sepeda #sepedavintage #ilustrasi

Day 2: Old Kitchen

Sekarang tentang dapur jaman dulu. Kemarin kepikiran dapur pakai kayu yang bentuknya tungku gitu. Setelah research sana sini, ketemu model kompor seperti ini.⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Bentuknya kotak besar yang di dalamnya berisi pasir. Panci dll diletakkan di atas dua besi memanjang yang melintangi kotak. Dua besi itu juga disanggah dengan batu bata di bawahnya.⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Bahan bakar menggunakan kayu. Juga bambu. Sisa kayu yang belum terpakai diletakkan di sebelahnya.⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Dapur ini semi-outdoor. Jadi dibatasi pagar setengah terbuka. Di luarnya halaman/kebun.⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Meskipun ga begitu suka masak, ngebayanginnya kok seru ya masak disitu hehe⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ Ac

Day 1: Setoples Nastar

Pengerjaan challenge daily drawing sebenarnya dimulai dari gambar cermin. Selesai kemarin tapi belum sempat difoto-foto, akhirnya ini aja yang publish duluan.. Old jar ini inspired by tutorialnya Rebecca Green. Kalau belum, kamu perlu banget cek ke page beliau dan subscribe ke blognya untuk mendapatkan free tutorial. Btw, ini mirip nastar ga sih? Haha. Jadi di tutorialnya itu isinya kl ga salah cokelat. Cuma aku disini disesuain aja sama tema #the100dayproject yang Indonesia-wi. Nantikan ilustrasi selanjutnya yaa.. Bye!

The 100 Day Project

Kepikiran bikin 100 days project. Sebenarnya rada ragu ya karena inktober aja aku gagal terus. Haha. Kali ini aku mau coba bikin 100 Days Project. Tentang daily things. Kemudian kepikiran lagi supaya lebih unik lagi, bikin daily things in the past. Kepikiran lagi mempersempit dengan daily things in the past in Indonesia. Tapi apa ya barang-barang yang dipakai orang-orang dahulu yang unik? Aku coba list disini aja yaa: 1. kompor kayu 2. kompor minyak 3. lampu minyak 4. sumur air 5. ulekan (yang kayunya panjang) 6. kursi set 7. jendela 8. lampu gantung 9. lemari 10. TV 11. radio 12. kamera 13. toples 14. vespa 15. tempat nasi 16. teras 17. topi sawah 18. cermin 19. piring hias 20. guci 21. por

Let's be friends!

©2018-2020 by Oramuf Studio