Jalan Kaki Yuk!

Yak, pas banget pagi-pagi gini ketemu artikel macam ini: (dengan sedikit editan dari saya, yang diberi huruf miring atau diboldkan)

Menurut dokter spesialis orthopedi dan Ketua Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), dr. H. Basuki Supartono, SpOT FICS, MARS, jalan kaki adalah latihan fisik murah meriah yang mudah dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia (lansia). Asalkan jalan kaki yang dimaksud bukan jalan kaki perlahan-lahan tapi jalan kaki sedikit cepat.

Untuk lansia, daripada diam saja tidak banyak bergerak, lebih baik jalan kaki meskipun perlahan-lahan. Jalan kaki adalah gerakan melangkah untuk merangsang pembuluh darah, otot, dan syaraf, sehingga melancarkan sirkulasi darah dab membakar kalori.

Jalan kaki sangat bermanfaat bagi kesehatan. Inilah beberapa manfaat dari aktivitas jalan kaki:

  • Mengurangi risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras agar berfungsi normal memompakan darah ke seluruh tubuh tanpa henti. Berjalan kaki tergopoh-gopoh meningkatkan sirkulasi darah dari dan ke dalam. Kadar kolesterol baik (HDL) akan meningkat dengan latihan fisik berjalan kaki tergopoh-gopoh ini. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan HDL selain dengan menggerakkan badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
  • Berat badan stabil. Kebiasaan baik berjalan kaki rutin meningkatkan fungsi metabolisme tubuh. Sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, juga kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga menghambat terjadinya kenaikan berat badan.
  • Mencegah osteoporosis/kerapuhan tulang. Tidak ada salahnya mulai sekarang Anda rutin jalan kaki cepat. Manfaatnya, mengokohkan tulang dan otot badan semakin kuat. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan latihan fisik plus sekitar 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.

Source: Majalah Alia No.05 Tahun VIII Zulqo'dah-Zulhijjah, November 2010

The moral of the story adalah:

AYO OLAHRAGA!!!

minimal 30 menit

tapi jangan lupa pemanasan dulu supaya ga ky gini 😀

*teruntuk temanku: Siti Czafrani Pratiwi. ahahahah

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *